Ingat ini Ul, 24 tahun lagi
Sang gadis adalah seseorang yang telah disukainya sejak masih di bangku SMA. Namun mereka hanya sebatas bersahabat, tidak ada ikatan apapun. Berikut kisah lengkapnya: Pemuda : Assalamualaikum. Ayah Gadis : waalaikumussalam! Mendengar lantangnya suara Ayah si gadis, si pemuda kaku membatu. Lantas si gadis mempersilahkan sahabat sekolahnya itu untuk duduk di kursi ruang tamu. Gadis : Mari, silahkan duduk Pemuda : eh.,iyaa Setelah mengucapkan salam dan berjabat tangan, duduklah si Pemuda di kursi yang hampir menghadap Ayah si gadis. Hanya koran yang menjadi ‘sitroh’ antara mereka. Hampir 5 menit suasana senyap tanpa suara. Dan ibu si gadis keluar dari ruang belakang membawa air dan kue kering. Si Pemuda pun tersenyum manis. Ibu Gadis : Silahkan diminum dulu nak. Kamu sudah sarapan? Pemuda : Sudah Bu. Terima kasih. Ibu Gadis : kamu ini malu-malu segala dengan kami. Pemuda : saya hanya segan Bu. Hehe Ayah Gadis : Maaf, saya lihat kamu ini sudah ser...